Home » » Satu Nama Berkekalan di Hati (Irwanto Alkrienciehie)

Satu Nama Berkekalan di Hati (Irwanto Alkrienciehie)

Written By Bang Sarjoni on Sabtu, 15 Februari 2014 | 09.24

Di televisi; produk diiklankan untuk meraih simpati para calon pembeli. Di radio; produk diekspos untuk menarik pangsa pasar. Di hati; berbagai produk duniawi bak surgawi menghantu insani. 24 jam; jantung dan paru2 bekerja pada sistemNya, denyut nadi, empedu, ginjal bergerak dengan manajemenNya, lidah, bibir dan gigi menikmati iradahNya, hidung, mata dan telinga merasakan hidayahNya. Dan semua organ tubuh berada dalam garis orbitNya.

Namun, yang meluncur dari mulut hamba bukan asmaNya, yang ada dipikiran bukan kemahabesaranNya, yang ta'zim di hati bukan asmaulhusna. SATU NAMA BERKEKALAN DI HATI itulah asmaNya, asmaulhusna dan jatidiri ar-rahman dan ar-rahim...ALLAH. Dialah Yang Awal dan Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan yang menghidupkan dan mematikan. Seharusnya, satu helahan nafas, satu denyut nadi, satu detak jantung dan setiap gerak organ tubuh: darah, rambut/bulu, kulit, tulangbelulang dan semua karuniaNya. haruslah berlagukanNya, bernyanyi-riakanNya, berasmaulhusna sepanjang masa...dalam ZIKIR RUH dan SIRR.

0 komentar:

Posting Komentar