Home » » Puisi - SKETSA DIRI BERBINGKAI JANJI (By. Andy Al-Krienciehie)

Puisi - SKETSA DIRI BERBINGKAI JANJI (By. Andy Al-Krienciehie)

Written By Bang Sarjoni on Rabu, 19 Februari 2014 | 05.04

Kadang Jemu menghampiri,
Kadang Jenuh merayapi,
Kadang Bosan Menghantui,
Namun harus diri yang menasehati diri.

Kadang terasa lemah tempuhi jalan ini,
Kadang kata menyerah terngiang dihati,
Kadang kata pasrah jejaki liku ini.
Namun harus diri yang memotivasi diri.

Kadang Tanya tumbuh di bumi,
Tuhan, akan kah ini janji pasti?
Kadang berontak tersemai di sanubari,
Tuhan, Benarkah ini pilihan yang kau beri?

Langit, bumi, bulan, matahari akan memberi arti hidup ini;
Katanya.
Himpit, sakit, sulit, pahit, hanya rotasi roda ini;
Katanya.

Hendak ku paling, niat terpatri.
Hendak ku pulang, terlanjur jalani.
Hendak ku tapaki, terlalu mendaki
Berdiri di sini, arti; Mati

Ingin berlari, jalan berduri,
Ingin berjalan, lamban terbukti,
Ingin merangkak, sungguh tak sudi,
Ingin merayap, apa lagi.
Atau berdiri saja biar mati.

Dengan kejujuran, semakin sempit.
Dengan kebenaran, kian sulit,
Dengan pendirian, sungguh pahit,
Dengan idealisme, sampai rumit.

Atau, hembuskan saja semua penjuru mata angin
Hingga berputar laksana jaji; terbang pasti
Membumbung tinggi, meraih mimpi, menjangkau Matahari
Tapi, hati mati.

Wahai pasukan Jin dan Manusia…..
Padukan kekuatan sihir kalian!
Wahai Ruh dari segala yang Qudus…..
Satukan tenaga kalian!
Wahai Segala jampi dan mantra suci…..
Hembuskan segala tenaga kalian!
Agar semua bisa kokoh dan menjulang tinggi, 
hingga terbingkai semua janji!


Kaki Bukit Tengah ; 12 Februari 2014.








0 komentar:

Posting Komentar