Home » » Interupsi Ruh Pada Jazad (Irwanto Alkrienciehie)

Interupsi Ruh Pada Jazad (Irwanto Alkrienciehie)

Written By Bang Sarjoni on Sabtu, 15 Februari 2014 | 09.32



  • RUH: "Hei, Jazad! Pada engkaulah segala puja dan puji manusia. Menggapa engkau merenung?"
  • JAZAD: "Apakah maksudmu Ruh?"
  • RUH: "Engkaulah tempat "aksesoris" dunia melekat; baju, celana/rok, sepatu, topi, gincu dan yang indah lainnya. Terus...padamulah manusia bangga punya permata, kekayaan, pangkat, kekuasaan, cantik dan tampan. apakah itu belum cukup Jazad?"
  • JAZAD: "Bukan itu yang kuingini. Aku malu karena "aksesoris" itu hanya "topeng" manusia untuk menaklukkan manusia lain."
  • RUH: Jazad, ada dua pola hidup manusia. Pertama, manusia yang senang SIMBOL dan yang kedua, manusia yang senang SUBTANSI.
  • JAZAD menangis!
    Begitulah Jazad dan Ruh, Jazad cenderung SIMBOL seperti GINCU dan RUH cenderung SUBTANSI seperti GARAM.
    Manusia membanggakan "aksesoris" Jazad tapi lupa hakikat diri yakni Ruh yang suci yang akan dibawa menghadap Allah.
  • JAZAD diprovokasi NAFSU ia menjadi RIYA.
    RUH DALAM BIMBINGAN ALLAH cenderung TAWADHU'
    Jalan hidup ada dua FUJURAHA dan TAQWAHA

0 komentar:

Posting Komentar